…. jejakku, cintaku ….

Ilmu sebelum Bicara!

muslimah

Beberapa waktu yang lalu saya membaca tulisan seseorang  yang bercerita tentang ke’risi’annya dengan penampilan para wanita yang seolah semakin berani memamerkan kemolekan tubuhnya (paha, dada, perut ataupun ketatnya pakaian mereka). Dan yang katanya semakin bikin dia ‘risi’ adalah kok para wanita itu seolah ‘menikmati’ dipelototi para lelaki dengan berbagai responnya, seolah semakin merasa ‘bangga’ dengan tubuh indahnya.

Saya sendiri juga merasakan seperti apa yang dirasakan penulis tadi. “sangat-sangat risi!”. Bukan karena saya iri melihat mereka jauh lebih seksi, bukan! Buat apa, apa saya bisa menentukan lahir dengan tubuh seperti apa? Kalo tidak tercipta dengan bodi sexy apa iya saya harus menuntut Pencipta untuk membentuk tubuh seperti milik mereka? Atau saya harus menghabiskan uang di meja salon dan ahli kecantikan agar paling tidak sedikit bisa mendekati tubuh mereka? Buat saya, hidup terlalu berharga untuk dibuang dengan percuma!

Dan yang lebih membuat saya tidak habis pikir adalah pembelaan para aktivis feminis, seperti yang pernah ditampilkan protesnya di layar kaca atau beberapa media massa, salah satu contohnya seperti yang baru saja saya baca tentang berita demonstrasi para aktivis feminis yang menuntut kebebasan berpakaian sambil (maaf) ‘telanjang dada’ di depan masjid di Tunisia (sumber : eramuslim.com). Mereka pun dengan  lantangnya membela diri dengan mengatakan “Tubuh kami adalah hak kami” atau “Jangan salahkan rok kami yang mini, tapi otak kalian yang mini!” begitu protesnya. Sekilas, mereka bicara sok atas nama hak perempuan dengan begitu hebatnya, tapi saya melihatnya dengan sangat-sangat geli, mereka tidak sadar telah menguliti kebodohan mereka sendiri! Ya, mereka benar-benar bicara tanpa ilmu, dan tentu saja, tanpa iman! Saya termasuk bagian dari perempuan yang tidak akan pernah bersimpati dengan protes mereka, tapi saya justru ikut merasa dilecehkan, seolah-olah kami adalah para wanita yang memuja kemolekan fisik semata… seolah tak ada kelebihan yang bisa kami banggakan sebagai perempuan selain fisik semata… sangat, sangat dan sangat menyedihkan!

Konon mereka membela diri, bahwa tubuh mereka adalah bagian dari HAM, maka mau diperlakukan seperti apa itu hak mereka. Dengan jalan pikiran seperti itu, harusnya mereka tak perlu protes pada para lelaki ‘hidung belang’ yang dianggap ‘berotak mini’ tadi, karena otak adalah juga bagian tubuh, jadi mau berpikir apa, itu juga HAM bagi para lelaki. Lalu, mau dikemanakan tatanan hidup kita, jika setiap orang bebas sebebas-bebasnya memperlakukan hidupnya. Kalo sudah begitu, rasanya kok kita tak lebih baik dari kehidupan binatang. Maka benar kata Allah dalam kitabNya, bahwa orang yang tidak menggunakan akalnya untuk berpikir tentang kebenaran, matanya untuk melihat kebenaran, telinganya untuk mendengar kebenaran, dan hatinya untuk merasakan kebenaran, serta hidupnya untuk melaksanakan kebenaran, mereka laksana binatang ternak, bahkan lebih hina dari itu!

Saya wanita. Saya berharga. Tapi bukan harga yang semurah tawaran manusia. Harga kami, para wanita muslimah yang mampu menjaga izzahnya adalah setara harga yang dibayar Allah kelak, sesuai janjinya, harga yang tak terbeli oleh manusia, maka kami hanya akan mempercantik diri sesuai harga yang ditawarkan oleh pembeli terbaik, Allah azza wa jalla

Duhai para wanita, perbanyaklah Ilmu sebelum banyak Bicara!

One response

  1. heny

    sangat prihatin, kasihan mereka …..tetapi Itulah dunia, yang membuat terlena…..membutakan mata, ketika mereka menerima pelecehan seksual tidak sesuai keinginannya, mereka tidak mau disalahkan padahal mereka telah melecehkan harkat dan martabatnya sendiri 🙂

    semoga mereka mendapat petunjuk, dan semoga kita tetap istiqomah sebagai muslimah

    Februari 18, 2014 pukul 11:38

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s