…. jejakku, cintaku ….

ZHAFIRA FIRDAUS

Jejakku berlanjut, kali ini menjadi seorang ibu dari seorang putri yang luar biasa mengagumkan..

 

Banyak cerita sebelum dan setelah kelahirannya. Aku positif hamil sebulan setelah menikah, seperti apa yang kuharapkan. Sejak hamil aku berkomitmen hanya akan memberi nutrisi untuk janinku dari asupan makanan, tanpa tambahan obat dari dokter. Dan tanpa dinyana, pada trimester pertama aku mengalami gejala mual muntah yang begitu hebatnya, hingga harus ijin tidak ngantor selama sebulan. Aku bertahan tanpa obat, dan yakin aku akan bisa melewatinya. Alhamdulillah kondisiku bisa pulih walaupun berat badan turun hingga 5 kg. Bahkan pada usia kehamilan yang ke-4, aku masih bisa melanjutkan aktivitasku sebagai nara sumber beberapa pelatihan di Kalimantan, walaupun permintaan workshop di Malaysia akhirnya kutolak. Pada usia kehamilan yang ketujuh, aku harus mengikuti diklat fungsional peneliti selama sebulan di Bogor, dan seminggu setelah tiba disana aku mengalami muntaber hingga harus dirawat inap selama sehari, alhamdulillah janinku baik-baik saja. Dan akhirnya, bayi yang kutunggu lahir pada 16 November 2011. 2 hari setelah aku memutuskan mengambil cuti melahirkan dan seminggu sebelum HPL (hari perkiraan lahir) yang oleh dokter diperkirakan lahir pada 24 November 2011. Bayiku lahir dengan normal dan sehat, berkulit putih bersih dan sangat menggemaskan, subhanallah.

 

Aku memutuskan melahirkan di salah satu rumah sakit bersalin yang cukup terkenal di kotaku karena pelayanannya yang memuaskan. Awalnya, aku ragu karena persiapan dana yang minim. Walaupun kelak ada penggantian dari kantor, namun aku harus menanggung sendiri dulu. Dan memang benar kalo Allah akan mencukupkan rejeki bagi siapapun yang menikah, termasuk memudahkan bagi keturunannya selama kita yakin. Sehari sebelum cuti, kantor membagikan insentif kinerja yang jumlahnya lebih dari cukup untuk biaya melahirkan, bahkan untuk biaya akikah. Alhamdulillah wa syukurilah, sesuatu yang tidak kusangka sebelumnya.

 

Dan satu lagi yang membuatku semakin merasa yakin akan kemudahanNya adalah, kesembuhan mamakku dari sakitnya yang sudah bertahun-tahun jelang kelahiran putriku. Akhirnya aku bisa menyaksikan putriku digendong dan dipeluk neneknya. Sempurna sudah kebahagiaanku, dan semoga kelak putriku bisa meraih sukses hakiki, menuju tempat terindah, surga firdaus, tempat para nabi dan orang-orang shalih berkumpul… dan harapanku kusematkan pada nama putriku…

 

ZHAFIRA FIRDAUS

 

Amin Ya Rabb….

Iklan

5 responses

  1. Salam kenal buat Zhafira, dari tante Akin…
    #peluk cium 😀

    Januari 25, 2012 pukul 10:21

  2. salam kenal buat zhafira ya….
    alhamdulillah untuk semua keajaibannya

    Januari 25, 2012 pukul 12:04

  3. Itu Cucuku… 😀

    Januari 25, 2012 pukul 12:09

  4. Assalamualaikum zhafira..
    ini tante Ngai.. yang pingin sama cantik dan sholihah kayak zhafira.

    Januari 25, 2012 pukul 20:08

  5. subhanalloh….

    membacanya sambil usap-usap perut.
    saya ingin menikah, ingin memiliki anak dari rahim saya Ya Alloh…

    salam kenal.. saya nyasar di blog ini. blog yang indah.. sungguh.. salam kenal yak… 😀

    Februari 27, 2012 pukul 09:11

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s