…. jejakku, cintaku ….

Mengurai Indahnya Maya

 

Lala dan Lili, si kembar yang cerdas dan energik. Jika saja kau tahu kisah yang membuat hidup kami bertaut, kau pasti akan menggumam… hmmmm, lucu ya kisahnya…. bahagia rasanya saat menjadikanku seorang kakak. Yang kadangkala harus merengek ke papi dan mami, untuk memenuhi keinginannya mengunjungi kakak maya dan nyatanya ini. Aku selalu tersenyum tiap kali dia tahu aku menyapanya baik saat di YM, FB, maupun HP….

 

“Tanteeeeeeeeee……. “ fiewh, hebohnya. Lalu mereka akan berlomba meminta nasehat dan bercerita tentang sekolahnya, hobinya, dan bahkan tentang mami dan papinya. My dear, you are special for me… and ill be there 4 u… always….

 

Perempuan Selubung Hitam, karena memang itulah yang selalu tampak di layar maya. Tapi ternyata, ada banyak binar cerah saat sedikit kusingkap selubungnya. Aku mungkin tak pernah bertemu dengannya, dan entah kapan dapat melihat wujudnya… tapi aku yakin, dia akan selalu mengiringi langkahku, dengan doa dan senyum rindunya untukku.

 

Saat kudengar simphoni nada bicaranya, aku menangkap keteguhan dan kekuatan. Seperti suara deburan ombak yang menghantam kerasnya batu karang. Aku selalu berharap, Allah menjaganya… dari rasa keputusasaan dan kepenatan. Dan semoga Allah membukakan jalan, untuk kehidupannya yang lebih baik… dan kau diujung sana, aku selalu menunggumu, untuk meletakkan sebelah bahuku. Dan kita akan bersama, menjadi raga yang utuh….

 

Tiga Serangkai. Tentu saja kakak beradik yang entah siapa yang paling ’tidak aneh‘. Namun ’ketidak anehan‘ yang diragukan itulah yang akhirnya menjadikan kita sebagai ’empat serangkai‘ kurasa. Aku rasa kisah kita tak akan ada ujungnya. Aku selalu mengingat tentang ’TASARO’mu, ’pashmina merah‘ mu, ’sepatu merah dan hitam‘ kita yang lalu, saat membuat rumah Perempuan itu selalu penuh sahutan riuh, atau saat kita berlomba untuk sekedar unjuk kebolehan di ajang kuis Blogger Senior itu… dan sekalipun maya tak lagi seperti dulu, kisah kita akan tetap melaju… dalam dunia nyata yang tak semu, selalu….

 

Dan masih banyak lagi yang tak mampu kuurai, si ahli html itu, si juragan kuis itu, sosok yang narsis elegan itu, petualang hebat itu, perempuan jogja yang manis itu, seorang pengagum korea nan lembut, seorang yang selalu menyapaku dengan sebutan Bu Guru, seorang kakak mayaku, bunda anggun nan cantik itu, seorang gadis yang sering dibilang ’cemprenk‘ itu, dalang yang rambut kepalanya jarang tumbuh itu, si mbah yang tak pernah lelah bermain dengan Aisyahnya, dan ah…  terlalu banyak yang sudah hadir yang tak mampu kuurai satu per satu….

 

*Kalian semua adalah maya, yang nyata untukku… terimakasih…

5 responses

  1. tulisan yang menarik sekali
    Jalan2 kblog ane ya😀
    http://pitaxxx.wordpress.com/

    Desember 19, 2010 pukul 09:59

  2. dan kamu opo yo…
    Wis ah, nek aku nulis ning kene ndak marakke ngreget2i

    Desember 19, 2010 pukul 11:07

  3. punya saudara dari pintu manapun.. ikatan kasih sayang selalunya nyata meskipun lewat pintu maya

    **ingin mengenal semua sahabatmu yang disebutkan diatas..

    Desember 19, 2010 pukul 12:54

  4. wahhhh senangnya…
    menjadi sesuatu yang berarti.. (^_^)
    dunia maya itu mengasyikkan tapi juga mematikan..
    boleh kan ..kalau aku hanya ambil bagian yang mengasyikkan nya aja…🙂

    Desember 20, 2010 pukul 11:38

  5. wi3nd

    kangen sama masa masa itu cay🙂

    untukmu,trima kasihku dan peluk sayang selalu🙂

    Desember 21, 2010 pukul 13:05

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s