…. jejakku, cintaku ….

Katakan, Allah tak Pernah Salah

Lihatlah sekeliling, melangkahlah ke sekitar, tengoklah tak hanya di depan tapi juga di belakangmu, kau boleh menengadah ke atas, tapi sesekali menunduklah ke bawah. Apa yang kau lihat? Apa yang tampak di depanmu? Apa yang kau rasakan?

 

Aku berkali-kali melangkah ke pedalaman, tempat para perkasa kehidupan menunjukkan dirinya. Sebuah rumah gubuk yang tak lebih luas dari garasi rumahmu mungkin, dengan lubang papan disana-sini, yang membuat mereka tak dapat tidur nyenyak tatkala tempiasan air hujan menyapu hampir ke seluruh ruangan. Semalaman tak tidur, tak membuat mereka malas membajak tanah dan memastikan pohon yang ditanamnya masih segar bugar. Dan mereka berterimakasih atas air hujan yang semalam mengguyur gubuknya, karena meskipun tak mampu membuat mereka tidur nyenyak, tapi membuat tanaman mereka hijau menghampar. Mereka tak perlu penghargaan atas pengorbanan menghijaukan hutan dengan komoditi pendulang devisa, sekalipun masih saja merasa miris dengan senyum para juragan penghancur alam.

 

Sering-seringlah memutar kota tanpa mobil pribadimu yang ber-AC dan nyaman. Lihatlah para tukang sayur yang berdesak-desakan di atas truk kotor dan panas. Mereka tak turun dengan karpet merah atau buka‘an pintu sang sopir. Mereka ibu-ibu menjelang senja, yang turun dengan lompatan panjang, lalu memanggul tumpukan tinggi di punggungnya, dan melangkah berkilo-kilo jauhnya. Dan lalu pulang hanya membawa sedikit lipatan ribuan di sela kain gendongnya. Apakah mereka pulang untuk sekedar selonjor dan nonton TV? Tidak! Mereka harus memikirkan lagi esok dan esok hari, karena jaman kini adalah jaman dimana mereka harus melawan hegemoni para kapitalis sejati, dengan mall-mall nya yang menjulang tinggi.

 

Lihatlah lagi buku pelajaranmu saat masih di bangku sekolah dulu. Yang katanya negara kita kaya…hutan, tambang, laut … lalu kemana itu semua? Jika sekolahpun masih saja ala kadarnya, jika kesejahteraanpun masih saja janji belaka, jika sehatpun tak lagi mudah didapat, jika mati karena lapar masih terjadi di lumbung padi, jika untuk makanpun harus merantau ke luar negeri, bahkan merantaupun masih saja di dzolimi!!! Dan anehnya, kita masih saja merasa tak ada yang perlu dikritisi, tak ada yang salah dengan negeri ini, dan para pejuang perubahan bahkan dianggap pengkhianat negeri!!!

 

Ternyata… banyak yang tak mengerti… apa arti cinta sejati…

 

Cobalah sejenak tak berpikir tentang merek HP terbarumu, tentang penampilanmu yang harus begini dan begitu, atau tentang tempat mana lagi yang akan kau sambangi untuk memuaskan hasrat kesenanganmu. Sekali saja, sebentar saja, dan tak usah berlama-lama… pikirkanlah tentang saudaramu yang terjajah di luar sana, atau sejenak saja… pikirkanlah tentang negaramu yang haus akan pemimpin dan sistem yang mumpuni, buka matamu dan jangan tutupi lagi kesalahan yang tampak… sekaliiiiiii sajaaaaaa… jangan sekedar pikirkan dirimu! Kau berhak membuat hidupmu lebih baik, tapi tak ada artinya jika kau membiarkan sekelilingmu hancur… berantakan…

 

Hingga kau merasa… harus merubahnya, dengan fikirmu dan dengan tanganmu…

Dan katakan pada dunia,

 

ALLAH tak pernah salah… telah membuatmu… ada…

 

*Semoga KAU juga tak salah telah membuatku ada… Ya Rabbi…

Iklan

2 responses

  1. Ya Allah tak pernah salah..

    manusialah yang selalu membuat dan berbuat salah.

    tentu sajah miris jika kita menengok saudara saudara kita yang masih terbelakang dan terpuruk dalam kemiskinan ditengah negeri yang konon melimpah ruah dengan kekayaannya.

    Indonesia itu negeri yang kaya,lihatlah alam,laut,semuanya ada,tapi sayang karna kerakusan para sang penguasa membuat negeri yang indah ini terpuruk dengan kebodohannya sendiri.. arraaggth.. 👿

    dan seandainya aku bisa lebih berbuat banyak untuk negeri ini,untuk mereka yang membutuhkan i’ll do,yes id it..!

    *semoga Allah terus memeberiki kesehatan dan rejeki .. *

    Desember 6, 2010 pukul 09:52

  2. assalamualaikum kakak ku,,,

    gak bisa coment apa-apa..
    cuma bisa bilang,,
    ALLAH tuch gak pernah salah,,
    kita aja yang selalu membuat segalanya menjadi salah,,
    gak ngejaga alam,,dan tidak perduli…

    Desember 6, 2010 pukul 10:18

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s