…. jejakku, cintaku ….

Suatu hari di Jakarta

“tiga orang datang menemuiku saat itu… menyediakan waktu khususnya untukku. Menurutmu, apa aku layak mendapatkannya?” pertanyaan macam apa sih…

“melawan macet, melawan hujan, melawan arah yang tak biasa, melawan panas dan riuh ramai… melawan waktu untuk diri sendiri. Menurutmu, apa aku begitu egois?” boleh kan aku menanyakannya…

tak perlu kau jawab, karena aku selalu ingat apa yang pernah kita bicarakan

katamu,

“Jika kita menghargai kehadirannya, sekalipun hanya dengan do’a dan senyuman, maka tak ada alasan untuk mengatakan kau tidak layak mendapatkannya. kata egois layak kau sandang, jika kau mengingatnya, hanya saat dia ada, hanya saat kau butuh, dan hanya saat kau mau”

….

lamat-lamat kudengar alunan itu….

ke jakarta aku kan kembalii… walaupun apa yang kan terjadi

Iklan

2 responses

  1. siapakah dia yang begitu bijak ?

    dan siapakah 3 orang tersebut yang sudah bersusah payah menemuimu?
    apakah mreka sangad berarti untukmu ?)

    😉

    November 15, 2010 pukul 13:05

  2. “Jika kita menghargai kehadirannya, sekalipun hanya dengan do’a dan senyuman, maka tak ada alasan untuk mengatakan kau tidak layak mendapatkannya. kata egois layak kau sandang, jika kau mengingatnya, hanya saat dia ada, hanya saat kau butuh, dan hanya saat kau mau”

    berharap aku ada di salah satu tiga orang itu,,
    dan berharap suatu hari nanti dirimu akan kembali ke jakarta… 🙂 🙂

    # bener kata wind,,,disini sedih dan pengen nangis,,,

    November 24, 2010 pukul 15:56

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s